Perlunya Jual Mahal dalam Mencari Pekerjaan

Posted by Budianto Zhen | Labels: , , | Posted On Kamis, 10 September 2009

TomExpert Apa sih pertimbangan Anda dalam mencari pekerjaan? Kebanyakan teman saya menjawab berdasarkan besarnya gaji yang akan diterima dan bonafit tidaknya suatu perusahaan? Lalu, sewaktu ditanya maunya bekerja dimana? Kebanyakan akan menjawab, “Dimana saja dech asal gajinya lumayan. Sudah untung masih dapat kerjaan!”

Apakah Anda sadar bahwa Anda akan terikat kontrak kerja yang cukup lama dalam pekerjaan yang mungkin tidak Anda senangi? Dalam pekerjaan yang menyia-nyiakan bakat dan keahlian Anda? Mungkin Anda akan berkata bahwa Anda membutuhkan uang segera dan tidak ada lagi lowongan pekerjaan lainnya. Sudah bagus masih bisa bekerja. Padahal sebenarnya lowongan pekerjaan selalu ada setiap hari!

Bukan lowongan pekerjaan yang tertutup untuk Anda. Tapi diri Anda sendiri yang tidak pernah membuka kesempatan itu. Pasar tenaga kerja bagaikan pasar komoditi. Pelamar yang satu dengan yang lainnya memiliki kualifikasi yang tidak jauh berbeda. Oleh karena itu, Anda seharusnya tidak lagi menjadi komoditi. Anda harus memiliki keahlian khusus yang Anda benar-benar kuasai. Niscaya tawaran pekerjaan akan selalu datang.

Kebanyakan orang menjalani pekerjaan apa saja yang datang atau berpindah-pindah pekerjaan semata-mata karena pertimbangan gaji. Resume mereka berisi pengalaman di berbagai posisi dan berbagai bidang jenis industri. Mereka berjaga-jaga atas tawaran pekerjaan apa pun yang mungkin datang dan pada akhirnya mereka tidak menguasai, bahkan satu jenis pekerjaan sekalipun. Keahlian mereka tetap pas-pasan untuk bidang pekerjaan apa pun.

Seharusnya Anda memilih satu bidang yang Anda ingin tekuni. Anda harus bisa menjawab pertanyaan “Ingin dikenal sebagai apakah Anda?” Saat Anda telah memilih jenis pekerjaan, jenis industri, posisi yang ingin Anda raih, maka putuskanlah bahwa apapun yang terjadi, Anda hanya akan melakukan sesuatu yang memungkinkan Anda untuk menjadi expert dalam bidang yang Anda pilih itu.

Meskipun itu berarti bahwa Anda harus bekerja banting tulang untuk mempersiapkan diri Anda dalam menjadi expert. Meskipun Anda mendapat penghasilan yang kecil. Cari cara apa saja untuk mengkompensasi pengorbanan jangka pendek Anda untuk menjadi seorang expert dalam bidang yang Anda pilih.

Pekerjaan dimana Anda ingin dikenal adalah pekerjaan yang menyita minat, antusiasme, dan waktu Anda. Anda mungkin rela mengerjakan pekerjaan ini bahkan tanpa dibayar sekalipun. Anda tidak akan berhenti melakukan pekerjaan ini meskipun keesokan harinya Anda mendapat warisan yang cukup untuk tujuh turunan. Semua itu semata-mata karena Anda menikmati pekerjaan tersebut dan proses Anda untuk menjadi semakin baik dan semakin baik lagi.

Tanpa memiliki fokus pada pekerjaan yang Anda paling minati, Anda akan membuang-buang waktu Anda untuk menjadi pas-pasan dalam semua bidang. Pilih satu bidang dan curahkan segalanya untuk menjadi master dalam bidang tersebut. Sebelum Anda memiliki pengalaman lebih dari 5000 jam, Anda bukanlah seorang expert! 5000 jam kurang lebih sama dengan 4 jam sehari selama 5 tahun.

Jangan takut dalam memilih bidang pekerjaan Anda. Selama Anda dapat melihat gambaran ke depan yang ingin Anda raih, berarti Anda masih dalam jalur yang benar. Jangan takut pula salah memilih. Seandainya Anda salah, Anda masih berada dalam lingkaran minat-minat Anda. Anda dapat memulainya kembali untuk mengejar minat terbesar Anda.

Mungkin bidang yang Anda minati terdengar tidak umum dan konyol. Tapi, bukankah dapat dipastikan bahwa di dunia ini setidaknya ada banyak orang yang memiliki minat serupa dengan Anda. Dengan menjadi expert, Anda akan memiliki informasi yang orang lain mau membayarnya untuk itu.

Bagi yang belum bekerja, renungkanlah dalam bidang apa ingin dikenal dan lakukan apapun untuk menjadi ekspert dalam bidang itu. Pilih pekerjaan-pekerjaan yang relevan dengan bidang yang ingin Anda kuasai.

Bagi yang telah bekerja, tinggalkan pekerjaan Anda apabila minat terbesar Anda agak jauh dengan pekerjaan Anda sekarang. Meskipun penghasilan Anda mungkin lebih kecil, Anda bisa mengompensasi dengan pekerjaan sampingan lainnya.

Kedamaian bahwa Anda mengejar hal yang benar jauh lebih besar dari uang yang Anda terima. Apabila bidang favorit Anda tidak terlalu berbeda jauh dengan pekerjaan sekarang, Anda mungkin dapat perlahan mempelajari bidang favorit Anda dan secara berangsur pindah ke posisi baru tersebut. Kemukakanlah keinginan itu dengan atasan Anda.

Orang-orang sukses seperti Bill Gates telah memilih satu bidang, baik sadar maupun tidak sadar, untuk mencurahkan fokusnya dalam satu jenis pekerjaan. Sewaktu muda, Bill Gates hanya tertarik kepada programming dan komputer. Bill Gates juga membentuk lingkungannya sehingga dia selalu dapat berurusan dengan program, baik pekerjaannya di IBM atau kuliah yang dipilihnya. Sehingga tanpa sadar, Bill Gates telah menghabiskan banyak jam dalam hidupnya dan menjadi expert dalam bahasa pemograman dan industri komputer.

Comments:

There are 0 comments for Perlunya Jual Mahal dalam Mencari Pekerjaan

Posting Komentar